7 Kesalahan yang Sering Diakukan oleh Jurnalis, Salah Satunya Tak Patuh Terhadap Standar Etika Jurnalistik

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 12 Juli 2023 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penting bagi jurnalis untuk selalu berusaha memperbaiki diri dan mematuhi standar etika jurnalistik. (Pixabay.com/Engin_Akyurt)

Penting bagi jurnalis untuk selalu berusaha memperbaiki diri dan mematuhi standar etika jurnalistik. (Pixabay.com/Engin_Akyurt)

SAPULANGIT.COM – Penting bagi jurnalis untuk selalu berusaha memperbaiki diri dan mematuhi standar etika jurnalistik

Sehingga dapat memberikan laporan yang berkualitas dan dapat dipercaya kepada publik.

Sebagai seorang jurnalis, ada beberapa kesalahan yang bisa terjadi dalam praktik jurnalisme.

Di bawah ini hanya beberapa contoh kesalahan yang sering dilakukan oleh jurnalis:

1. Kurangnya akurasi

Salah satu kesalahan paling sering yang dilakukan oleh jurnalis adalah kurangnya akurasi dalam melaporkan fakta.

Jurnalis harus berusaha untuk memeriksa dan memverifikasi informasi sebelum mempublikasikannya, agar menghindari kesalahan dalam memberikan informasi kepada publik.

2. Sensasionalisme berlebihan

Kadang-kadang, jurnalis mungkin cenderung menggunakan judul yang menarik dan konten yang berlebihan untuk menarik perhatian pembaca atau penonton.

Hal ini dapat mengesampingkan keakuratan dan kedalaman dalam laporan.

Sensasionalisme berlebihan dapat menyebabkan informasi yang tidak benar atau tidak seimbang disajikan kepada publik.

3. Bias pribadi

Baca Juga:

Promosi Video Youtube di Portal Berita? BISA, Hanya dengan Budget Rp500 Ribu Bisa Langsung Tayang di Sini

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Dukung Terciptanya Perdamaian di Myanmar, Prabowo Subianto: Indonesia Dorong Negara-negara ASEAN

Jasa Siaran Pers Layani Penayangan Press Release dengan Konten Video Secara Serentak di Puluhan Media

Jurnalis yang tidak mampu memisahkan pandangan pribadi dari laporan berita dapat menghasilkan bias dalam liputan mereka.

Bias ini bisa berupa politik, agama, suku, atau preferensi pribadi lainnya.

Jurnalis harus berusaha untuk tetap netral dan objektif dalam melaporkan berita.

4. Kutipan yang keliru atau diambil dari konteksnya

Salah satu tanggung jawab jurnalis adalah mengutip pernyataan dengan benar dan menjaga agar kutipan tersebut tetap dalam konteks yang tepat.

Mengambil kutipan di luar konteks atau memotong bagian penting dari pernyataan seseorang dapat menyebabkan pemahaman yang salah terhadap apa yang sebenarnya dikatakan oleh sumber.

5. Tidak memberikan ruang yang cukup untuk sudut pandang yang berbeda.

Jurnalis harus berusaha untuk memberikan sudut pandang yang beragam dan mencakup semua sisi yang relevan dalam sebuah berita.

Ketidakseimbangan dalam memberikan sudut pandang dapat menghasilkan informasi yang tidak seimbang dan merugikan kualitas jurnalisme.

6. Mengandalkan sumber tunggal

Mengandalkan sumber tunggal dalam laporan berita dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan kurangnya akurasi.

Jurnalis harus berusaha untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang dapat memberikan sudut pandang yang berbeda dan melengkapi cerita.

7. Ketidakpatuhan terhadap standar etika jurnalistik

Jurnalis diharapkan untuk mematuhi standar etika jurnalistik, seperti kejujuran, keakuratan, dan menghormati privasi individu.

Melanggar etika jurnalistik dapat merusak reputasi dan kredibilitas seorang jurnalis.***

Berita Terkait

Pers Indonesia Disebut Sedang Hadapi Krisis Kepercayaan dari Masyarakat, Begini Penjelasan Guru Besar UII
Pemerintah Segera Sahkan Rancangan Peraturan Presiden Mengenai Publisher Rights
Strategi Membuat Berita dengan Bercerita tentang Kemarin Disebut Sudah Tak Relevan Lagi di Era Digital
Jasasiaranpers.com Gelar Paket Promo Akhir Tahun 2023, Beli Publikasi 1 Press Release Dapat 1 Publikasi Gratis
Super Lengkap, Inilah 100-an Portal Berita yang Bermitra dengan Sapu Langit Communications
Puluhan Media Online Mitra Jasasiaranpers.com Melayani Publikasi Konten dengan Backink
Termasuk untuk Membangun Citra dan Mengelola Reputasi, Inilah 8 Manfaat (Memiliki) Media Online bagi Pengusaha
6 Manfaat (Memiliki) Media Online bagi Politisi, Salah Satunya Memberikan Kendali atas Pesan kepada Publik
Sapu Langit Media (SLM) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Untuk kerja sama, hubungi : 08531-5557788

Berita Terkait

Rabu, 22 November 2023 - 08:58 WIB

Dukung Terciptanya Perdamaian di Myanmar, Prabowo Subianto: Indonesia Dorong Negara-negara ASEAN

Minggu, 19 November 2023 - 22:32 WIB

Jasa Siaran Pers Layani Penayangan Press Release dengan Konten Video Secara Serentak di Puluhan Media

Selasa, 24 Oktober 2023 - 14:54 WIB

Bikin Portal Berita Pers Daerah, Ekspres Media Network Buka Peluang Kerja Sama dengan Tim Wartawan Lokal

Kamis, 12 Oktober 2023 - 15:10 WIB

Jasasiaranpers.com Kolaborasi dengan Portal Berita, Dukung Press Release Serentak dan Press Release Setiap Hari

Jumat, 6 Oktober 2023 - 10:44 WIB

Jasasiaranpers.com Jadi Solusi Komunikasi untuk Tokoh Publik yang Berurusan dengan Aparat Penegak Hukum

Rabu, 4 Oktober 2023 - 10:47 WIB

TikTok Shop Resmi Ditutup, 13 Juta Pengguna Kehilangan Peluang Raih Keuntungan dari Media Sosial

Senin, 2 Oktober 2023 - 08:30 WIB

Bursamediaonline.com Dukung Pengelola Media Online untuk Dapatkan Mitra Investor yang Tepat

Rabu, 27 September 2023 - 14:53 WIB

Hendry Ch Bangun Terpilih Menjadi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Periode 2023 – 2028

Berita Terbaru