SAPULANGIT.COM – Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) menyerahkan buku “Public Relations di Indonesia dari Masa ke Masa” kepada Menteri Komunikasi dan Information RI Budi Arie Setiadi.
Buku ini merupakan bagian dari komitmen APPRI untuk mendokumentasikan dan menggarisbawahi peran strategis public relations (PR) di berbagai zaman, di berbagai sektor pembangunan, dan di berbagai konteks.
Buku ini disusun melalui studi literatur, pengumpulan data yang mendalam, dan wawancara dengan para praktisi kehumasan, pejabat, akademisi, dan sejarawan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Buku ini mengupas perjalanan panjang profesi kehumasan di Indonesia, mulai dari masa pra-kemerdekaan hingga era digital saat ini – termasuk perubahan praktik yang signifikan melalui masa pandemi.
Menkominfo RI Budi Arie Setiadi, menyambut baik penyerahan buku ini dan menyatakan bahwa karya ini merupakan kontribusi penting dalam memperkaya literasi sejarah komunikasi di Indonesia.
“Saya berharap buku ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda yang ingin menekuni bidang PR dan menjadi bagian dari sejarah panjang komunikasi di Indonesia.”
“Praktisi PR perlu terus beradaptasi sesuai perkembangan teknologi komunikasi dan informasi mengingat tantangan praktisi masa ini utamanya adalah mengatasi disinformasi, terutama hoaks,” ujarnya.
Baca Juga:
Huawei Luncurkan Solusi FAN Generasi Terbaru
Ketua Umum APPRI, Sari Soegondo, dalam momen ini menyatakan, Penyusunan buku ini adalah wujud penghargaan terhadap perjuangan dan kontribusi para praktisi PR.
Dalam menegakkan marwah profesi, dan mengembangkan sektor komunikasi, kehumasan dan informasi di Indonesia.
APPRI optimis bahwa buku ini tidak hanya menjadi referensi penting dan contoh praktik baik bagi para profesional dan akademisi.
Tetapi juga sebagai pengingat akan tanggung jawab para praktisi untuk terus menjaga integritas dan kualitas komunikasi publik di tanah air.
Baca Juga:
Whale Cloud Raih “Excellence in Partnership Award” dari DITO Telecommunity di MWC Barcelona
Terkait perjalanan panjang PR di Indonesia, dibahas pula upaya peningkatan standar dan kualitas kerja PR secara berkelanjutan.
Sehingga memiliki daya saing yang baik setaraf penyedia layanan internasional.
Pada kesempatan ini APPRI juga melaporkan bahwa dari sebanyak 60 anggotanya saat ini, sekitar 90% berasal dan beroperasi di sekitar Jabodetabek, selebihnya tercatat dari Jawa dan Bali.
Diperlukan upaya yang lebih intensif dan jangkauan yang lebih efektif untuk dapat menggugah para praktisi PR di luar Jawa dan Bali agar menekuni dunia konsultasi dan membentuk perusahaan PR di provinsinya masing-masing.
Diskusi dan penyerahan buku ini dilakukan sekaligus untuk memperkenalkan Pengurus dan Penasehat APPRI periode 2024-2027, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Antara lain Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Prabu Revolusi dan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Media dan Komunikasi Milly Prabawati Achari.***
Baca Juga:
LiuGong Tampil di CONEXPO 2026 | Solusi Elektrik dan Terintegrasi
“Ragnarok Zero: Global” – Praregistrasi Dibuka pada 5 Maret untuk Server PC Global Pertama Ragnarok
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Businesstoday.id dan Kongsinews.com
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Harianbanten.com dan Malukuraya.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)
Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

















