Kolmar Korea Memenangkan Sengketa Hukum Terkait Kebocoran Informasi Teknologi Tabir Surya atas Intercos Korea

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

– Pengadilan Korea Selatan meminta Intercos Korea menanggung seluruh biaya perkara hukum, menegaskan tanggung jawab perdata dan pidana

SEOUL, Korea Selatan, 8 Februari, 2026 /PRNewswire/ — Kolmar Korea memenangkan sengketa hukum yang telah lama berlangsung terkait kebocoran informasi teknologi tabir surya (sun care) secara ilegal yang melibatkan Intercos Korea, anak usaha Korea milik perusahaan kosmetik ODM asal Italia, Intercos. Setelah menjatuhkan putusan bersalah secara final, Mahkamah Agung Korea Selatan juga meminta pihak yang diputuskan bersalah untuk menanggung seluruh biaya perkara, serta menegaskan pelanggaran hukum berat atas penyalahgunaan teknologi dan konsekuensi hukumnya.

Kolmar Korea R&D Complex
Kolmar Korea R&D Complex

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolmar Korea memperoleh ganti rugi atas biaya hukum sebesar KRW 31,2 juta dari Intercos Korea dan seorang mantan karyawan. Ganti rugi ini mencakup seluruh biaya litigasi perdata yang benar-benar dikeluarkan Kolmar Korea dalam perkara tersebut.

Sengketa ini berawal dari seorang mantan karyawan Kolmar Korea berinisial A, sosok yang telah berkarier sekitar 10 tahun, yang pindah kerja ke Intercos Korea pada 2018. Ia kemudian secara ilegal membawa sejumlah materi inti dari riset dan pengembangan, termasuk data formula produk tabir surya milik Kolmar Korea, serta informasi pengembangan produk baru. Berdasarkan hasil penyelidikan, mantan karyawan lain berinisial B, sosok yang ikut bergabung dengan Intercos Korea pada periode yang sama, turut terlibat dalam kebocoran rahasia dagang tersebut.

Pada Januari 2024, Mahkamah Agung Korea Selatan menguatkan putusan bersalah terhadap kedua mantan karyawan tersebut. Selanjutnya, pada Oktober 2024, Pengadilan Distrik Suwon memutuskan bahwa Intercos Korea telah melanggar Undang-Undang Pencegahan Persaingan Tidak Sehat dan Perlindungan Rahasia Dagang, serta menjatuhkan denda sebesar KRW 5 juta.

Juru bicara Kolmar Korea menyatakan, "Putusan ini mencerminkan ketegasan prinsip kami, yakni kebocoran informasi teknologi harus dipertanggungjawabkan hingga tuntas. Kami akan terus mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk melindungi teknologi inti dan aset litbang Kolmar Korea."

Kolmar Korea dikenal luas atas kapabilitas litbang produk tabir surya kelas dunia. Pada 2022, Kolmar Korea membentuk divisi riset khusus, UV Tech Innovation Lab, dan saat ini menguasai lebih dari 100 paten terkait teknologi perlindungan UV. Tahun lalu, Kolmar Korea mengembangkan teknologi stabilisasi pertama di dunia untuk tabir surya komposit hibrida yang memadukan filter UV mineral dan kimia. Kolmar Korea merupakan pelopor di pasar tabir surya global, serta menjadi perusahaan pertama di Korea yang memperoleh sertifikasi OTC FDA Amerika Serikat untuk produk tabir surya pada 2013.

Berita Terkait

CGTN: Bagaimana Tiongkok Mempersiapkan Awal yang Positif untuk Rencana Pembangunan Lima Tahun Berikutnya dan Membuka Peluang Global
Whale Cloud Raih “Excellence in Partnership Award” dari DITO Telecommunity di MWC Barcelona
Huawei Raih Delapan GLOMO Award di MWC Barcelona 2026
Huawei Luncurkan Solusi Global Intelligent Public Service dan Lokasi Proyek Percontohan “AI+ Public Service Shenzhen Longgang”
LiuGong Tampil di CONEXPO 2026 | Solusi Elektrik dan Terintegrasi
“Ragnarok Zero: Global” – Praregistrasi Dibuka pada 5 Maret untuk Server PC Global Pertama Ragnarok
Konferensi dan Pameran APAIE 2026 Berlangsung dengan Sukses, Keunggulan Sektor Pendidikan Hong Kong Tarik Talenta Global
Huawei Luncurkan AI Data Platform untuk Menjembatani Model AI dan Nilai Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:15 WIB

CGTN: Bagaimana Tiongkok Mempersiapkan Awal yang Positif untuk Rencana Pembangunan Lima Tahun Berikutnya dan Membuka Peluang Global

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:12 WIB

Whale Cloud Raih “Excellence in Partnership Award” dari DITO Telecommunity di MWC Barcelona

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:04 WIB

Huawei Raih Delapan GLOMO Award di MWC Barcelona 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:00 WIB

Huawei Luncurkan Solusi Global Intelligent Public Service dan Lokasi Proyek Percontohan “AI+ Public Service Shenzhen Longgang”

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:51 WIB

LiuGong Tampil di CONEXPO 2026 | Solusi Elektrik dan Terintegrasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Raih Delapan GLOMO Award di MWC Barcelona 2026

Sabtu, 7 Mar 2026 - 01:04 WIB